Hujan merupakan salah satu unsur penting cuaca, terdapat dua jenis awan hujan. Awan konvektif tidak hanya menghasilkan hujan, tetapi berpotensi menimbulkan hujan es. Pada 24 September 2024 telah terjadi hujan es di Kabupaten Jombang yang mengakibatkan sejumlah kerusakan. satelit digunakan untuk mengetahui kondisi perawanan pada saat kejadian hujan es terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembentukan awan konvektif yang menyebabkan hujan es. Data Satelit Himawari-9 digunakan untuk dilakukan pengolahan menggunakan Teknik (Red, Green, Blue) RGB. Metode Day Convective Storm digunakan untuk mengetahui persebaran awan tinggi yang memiliki potensi hujan es. Metode Airmass ditambahkan untuk mengetahui persebaran awan dan massa udara awan tersebut. Hasil menunjukkan bahwa terdapat awan tinggi tebal yang berpotensi hujan es di Kabupaten Jombang. Terdapat massa udara yang hangat dan lembap sehingga awan mudah terbentuk. Adanya konvergensi pada wilayah Kabupaten Jombang menimbulkan updraft sehingga mendukung pertumbuhan awan. Kecepatan angin berkisar 2,4 – 5,6 knot dan kelembapan relatif 70 – 90% yang tergolong tinggi. Nilai CAPE 1050 J/Kg dan CIN 30 J/Kg sehingga menujukkan terdapat aktivitas konveksi kuat.
Copyrights © 2025