Film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso memengaruhi cara publik memandang kembali kasus pembunuhan yang terjadi pada tahun 2016. Setelah dirilis oleh Netflix, dokumenter ini memicu diskusi luas di media sosial dan membuka ruang bagi penonton untuk membentuk pemaknaan secara aktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk mengkaji film dokumenter dapat memicu proses kognitif pengguna media sosial. Proses ini melibatkan aktivitas berpikir, memahami, dan menalar informasi yang berkontribusi pada pembentukan perspektif baru dalam menonton film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menonton dokumenter tidak hanya melibatkan penerimaan informasi secara pasif, melainkan ikut dalam memilah informasi secara aktif. Film dokumenter melibatkan penonton menyusun, menyesuaikan, dan merekonstruksi pengetahuannya melalui proses kognitif yang dipicu oleh narasi, data, dan kesaksian yang disajikan dokumenter menjadi bentuk pengalaman kognitif yang memungkinkan pembentukan makna secara aktif.
Copyrights © 2025