Menurut teori implementasi kebijakan publik G. Edward III yang menekankan pentingnya komunikasi, disposisi, sumber daya, dan struktur birokrasi, penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kesehatan. Komunikasi yang sukses melalui pelatihan dan diskusi memastikan pemahaman kebijakan, sementara disposisi manajemen yang positif mendukung penerimaan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) berdasarkan Peraturan Bupati No. 59 Tahun 2022 untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat. Implementasi dapat berjalan secara metodis dan progresif berkat organisasi birokrasi yang terdefinisi dengan baik dan infrastruktur teknologi yang memadai. Namun, masih ada masalah, seperti kebutuhan untuk memperluas bandwidth jaringan di unit operasi tinggi dan perbedaan dalam literasi teknologi profesional kesehatan. Dalam rangka meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, penelitian ini diharapkan dapat menawarkan saran untuk meningkatkan implementasi SIMRS di RSUD dr. Iskak Tulungagung melalui pelatihan teknologi, insentif, perbaikan infrastruktur, serta monitoring dan evaluasi berulang.
Copyrights © 2025