Proporsi yang memadai antara tenaga kesehatan dengan pasien merupakan hal yang krusial dalam upaya memberikan perawatan yang terbaik bagi pasien, Berdasarkan data yang dimuat pada dokumen target rasio tenaga kesehatan tahun 2022, seluruh target rasio tenaga kesehatan nasional per 1000 penduduk belum terpenuhi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh organizational justice, organizational culture, dan person-related hostility terhadap turnover intention yang dimediasi oleh job stress dan fatigue pada tenaga kesehatan di RS X. Metode cross-sectional digunakan untuk mendapatkan data kuantitatif dari kuesioner online. Kuesioner dimodifikasi berdasarkan pertanyaan yang sudah ada dari literatur sebelumnya. Data dikumpulkan secara sensus dari 91 tenaga kesehatan pegawai tetap yang sudah bekerja selama minimal 1 tahun di RS X. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara person-related hostility terhadap turnover intention dengan job stress dan fatigue sebagai mediasi, tetapi tidak terdapat hubungan yang signifikan antara organizational justice dan organizational culture terhadap variabel lainnya.
Copyrights © 2025