Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengelolaan sekolah berbasis mutu pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengelolaan sekolah berbasis mutu dilakukan melalui tiga komponen utama, yaitu perencanaan strategis, pelaksanaan program mutu, dan evaluasi kinerja. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, minimnya pelatihan manajemen mutu, dan lemahnya sistem evaluasi berbasis data. Upaya peningkatan dilakukan melalui penguatan peran kepala sekolah sebagai manajer mutu, peningkatan partisipasi guru dan orang tua, serta penggunaan teknologi informasi dalam proses evaluasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam mewujudkan manajemen mutu pendidikan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025