Abstrak. Permasalahan dalam penaburan benih padi secara tradisional terletak pada rendahnya efisiensi waktu dan tingginya kebutuhan tenaga kerja. Pengabdian ini bertujuan menerapkan inovasi alat penabur benih padi dengan sistem tarik menggunakan ban gerigi berbahan gabus, yang lebih ringan dan hemat tenaga. Kegiatan dilaksanakan di kelompok tani Desa Panincong, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, dan evaluasi kinerja alat. Hasilnya menunjukkan bahwa alat ini mampu mempercepat proses penaburan hingga 60% dibanding metode manual serta mengurangi kelelahan petani. Inovasi ini terbukti memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan produktivitas petani lokal. Kata kunci: penabur benih, padi, sistem tarik, ban gerigi gabus, efisiensi tenaga
Copyrights © 2025