PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Vol. 5 No. 2 (2025)

ANALISIS FAKTOR PSIKOLOGIS DALAM KETIDAKSESUAIAN PEMAHAMAN DAN PENGAMALAN AJARAN AGAMA

Azhima, Fauzan (Unknown)
Jannah, Miftahul (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2025

Abstract

The discrepancy between understanding and practicing religious teachings is a significant psychological phenomenon that often leads to internal crises and behavioral inconsistencies. This research aims to deeply explore the main psychological factors that cause the gap. Using a qualitative approach through case study methods, this research analyzes various psychological dynamics that influence individuals. The main findings indicate that cognitive dissonance is the core trigger that creates an inner conflict between beliefs and actions. This conflict is exacerbated by external pressures from the modern social and cultural environment. Internally, factors such as spiritual crises, character weaknesses, and the dominance of worldly ambitions have proven to weaken religious discipline. As a defense mechanism, individuals tend to use hypocrisy and justification theories to rationalize their actions, thereby presenting a religious image that is not in line with their actual practices. Thus, this research provides deep insights into the central role of psychology in religiosity and offers a foundation for educational institutions and religious communities to design more effective mentoring approaches in helping individuals achieve integrity between beliefs and actions. ABSTRAKKetidaksesuaian antara pemahaman dan pengamalan ajaran agama merupakan fenomena psikologis signifikan yang sering kali menimbulkan krisis internal dan inkonsistensi perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam faktor-faktor psikologis utama yang menyebabkan kesenjangan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, penelitian ini menganalisis berbagai dinamika psikologis yang memengaruhi individu. Temuan utama menunjukkan bahwa disonansi kognitif adalah pemicu inti yang menciptakan konflik batin antara keyakinan dan tindakan. Konflik ini diperburuk oleh tekanan eksternal dari lingkungan sosial dan budaya modern. Secara internal, faktor-faktor seperti krisis spiritual, kelemahan karakter, dan dominasi ambisi duniawi terbukti melemahkan disiplin beragama. Sebagai mekanisme pertahanan, individu cenderung menggunakan hipokrisi dan teori pembenaran untuk merasionalisasi tindakannya, sehingga menampilkan citra religius yang tidak sejalan dengan praktik nyata. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang peran sentral psikologi dalam keberagamaan dan menawarkan landasan bagi lembaga pendidikan serta komunitas keagamaan untuk merancang pendekatan pembinaan yang lebih efektif dalam membantu individu mencapai integritas antara keyakinan dan perbuatan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

paedagogy

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and ...