Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh suplementasi daun katuk (Sauropus androgynus) dalam ransum terhadap kualitas mikrobiologi susu kambing Saanen. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan: P0 (kontrol), P1 (5% daun katuk), P2 (10% daun katuk), dan P3 (15% daun katuk), masing-masing dengan empat ulangan menggunakan 16 ekor kambing Saanen betina laktasi. Parameter yang diamati meliputi total bakteri dan total mikroba susu selama tiga minggu. Analisis data menggunakan ANOVA dan uji Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil menunjukkan penambahan daun katuk berpengaruh nyata (p0,05) terhadap total mikroba susu pada minggu ketiga, dengan nilai terendah pada perlakuan P2 dan P3 (0,90 CFU/ml) dibandingkan kontrol (2,20 CFU/ml). Total bakteri susu tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan. Kesimpulan penelitian menunjukkan suplementasi daun katuk 10-15% dalam ransum efektif meningkatkan kualitas mikrobiologi susu kambing Saanen.
Copyrights © 2025