KB implan merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif, namun sering menimbulkan efek samping berupa gangguan menstruasi seperti perdarahan tidak teratur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses asuhan kebidanan pada akseptor KB implan dengan gangguan menstruasi menggunakan pendekatan manajemen kebidanan Varney. Desain penelitian adalah studi kasus pada satu akseptor KB implan, Ny. "E", yang mengalami perdarahan di luar siklus menstruasi normal selama dua bulan terakhir. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil pengkajian menunjukkan keluhan perdarahan abnormal tanpa kelainan fisik mayor dengan riwayat penggunaan KB suntik hormonal sebelumnya. Asuhan kebidanan meliputi kolaborasi rujukan ke dokter spesialis, pemberian terapi hormonal berupa pil kombinasi, serta konseling kepada klien dan keluarga. Setelah intervensi selama 10 hari, perdarahan berhenti dan kondisi klien stabil. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen kebidanan komprehensif berbasis pendekatan Varney, edukasi berkelanjutan, serta dukungan keluarga dalam penanganan gangguan menstruasi pada pengguna KB implan. Penelitian ini mendukung literatur sebelumnya bahwa gangguan menstruasi pada pengguna KB implan dapat dikendalikan melalui intervensi klinis dan pendekatan asuhan kebidanan holistik.
Copyrights © 2025