Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis self-concept siswa dalam pembelajaran matematika. Self-concept merupakan pandangan individu terhadap dirinya sendiri yang memengaruhi kepercayaan diri, motivasi, dan sikap dalam belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 36 siswa kelas VIII di SMPN 2 Karawang Barat yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket self-concept matematis terdiri dari 26 pernyataan berdasarkan 9 indikator, dianalisis secara kuantitatif deskriptif berdasarkan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar indikator self-concept siswa berada pada kategori baik, seperti menerima pujian, penghargaan, memandang sikap guru, serta menyadari manfaat matematika dalam kehidupan. Namun demikian, dua indikator utama yaitu rasa percaya diri dalam mengikuti pembelajaran dan keyakinan menyelesaikan soal matematika berada dalam kategori kurang baik. Hal ini menunjukkan adanya kebutuhan peningkatan self-concept siswa terutama dalam menghadapi tantangan akademik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih mendukung perkembangan konsep diri siswa secara positif.
Copyrights © 2025