Penelitian ini mengeksplorasi realitas depresi yang dialami oleh Hamba Tuhan, dengan fokus pada faktor penyebab dan kontribusi pastoral konseling dalam penanganannya. Dengan melibatkan studi kasus Elia pada abad ke-9 SM, penelitian ini membahas dampak pola pikir yang salah terhadap kesejahteraan mental seorang hamba Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan komunitas, doa, dan pendekatan konseling pastoral menjadi faktor penting dalam membantu hamba Tuhan mengatasi depresi. Temuan ini memberikan wawasan baru terhadap kesehatan mental dalam konteks pelayanan rohani, mendorong pemahaman lebih dalam terhadap kebutuhan spiritual dan emosional hamba Tuhan. Diharapkan studi ini memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman dan pelayanan gereja terhadap kesehatan mental para pelayan rohani.
Copyrights © 2024