Kemiskinan struktural yang dialami oleh nelayan tradisional merupakan tantangan serius yang memengaruhi kehidupan dan keberlangsungan komunitas mereka. Kabupaten Pacitan, sebagai wilayah pesisir yang kaya akan budaya maritim, tidak luput dari dampak perubahan sosial yang terus berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menyelami realitas kemiskinan struktural yang dihadapi oleh nelayan tradisional di Kabupaten Pacitan serta mengkaji upaya pemberdayaan yang dilakukan dalam menghadapi perubahan sosial yang kompleks. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan data yang terkumpul melalui wawancara mendalam serta observasi lapangan, penelitian ini menganalisis pemberdayaan dari aspek ekonomi, sosial budaya, dan psikologis yang mempengaruhi kondisi nelayan tradisional serta dampak dari berbagai upaya pemberdayaan yang dilakukan. Temuan penelitian menyoroti pentingnya regulasi yang adil dalam akses terhadap sumber daya alam, penguatan identitas budaya, peningkatan keterlibatan komunitas, dan penyediaan dukungan psikologis bagi nelayan. Hasil analisis ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika kemiskinan struktural dan pemberdayaan nelayan tradisional dalam menghadapi perubahan sosial di Kabupaten Pacitan, serta memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan dan program intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan keberlanjutan komunitas nelayan tradisional.
Copyrights © 2025