Potensi sumberdaya laut wilayah pesisir kabupaten Bantul belum dikelola secara maksimal oleh masyarakatnya. Selain itu wilayah pesisir kabuoaten Bantul juga memiliki risiko bencana yang mengancam nelayan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui masyarakat nelayan terhadap pranta mangsa dalam menentukan periode waktu melaut untuk mengurangi risiko bencana di pesisir kabupaten Bantul. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data primer dan sekunder dilakukan menggunakan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan pranata mangsa didalam masyarakat nelayan di kabupaten Bantul masih kuat, sejumlah 100% atau 225 nelayan mengetahui tentang keberadaan pranata mangsa. Seluruh masyarakat nelayan atau 100% atau 225 nelayan. Sejumlah 135 nelayan atau 60% nelayan mengatakan bahwa pranata mangsa bermanfaat dalam kegiatan melaut" dan sebanyak 40% atau sejumlah 90 nelayan menjawab tidak bermanfaat dan sejumlah 90 nelayan atau 40% sampel mendapatkan informasi mengenai waktu melaut, jenis alat tangkap, dan tanda-tanda alam.
Copyrights © 2025