Gizi merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini. Asupan makanan bergizi menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga dan memperbaiki perkembangan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi mekanisme pelaksanaan program pemberian makanan tambahan (PMT) di ra Tunas Nusantara dan melihat respon serta efek/hambatan yang terjadi terhadap perkembangan gizi anak setelah adanya program PMT. Penelitian ini mengunakan pendekataan kualititaif dengan desain studi kasus deskriptif. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan observasi,wawancara dan dokumentasi selama kegiatan PMT berlangsung. Subjek penelitian ialah anak-anak kelas Mawar yang mengikuti PMT, yang dipilih melalui tehnik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang ditetapkan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa frekuensi pelaksanan PMT belum dilaksanakan secara rutin, akan tetapi hanya dilakukan sekali dalam satu bulan. Namun program ini mendapatkan respon positif dari anak-anak. Efek jangka pendek program PMT terhadap perkembangan gizi anak belum terlihat secara signifikasi karena dipengaruhi oleh faktor eksternal. Namun dalam kurung waktu yang panjang program PMT dapat memperbaiki dan mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Oleh karena itu, disarankan agar pelaksanaan PMT dapat dilakukan lebih teratur dan disertai dengan kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua untuk keberlanjutan program.
Copyrights © 2025