Pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN menunjukkan dinamika yang signifikan namun belum merata antar Negara. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh ekspor, impor, Foreign Direct Investment (FDI), dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi (EG) 10 Negara ASEAN tahun 2013 -2022. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel pemilihan model terbaik berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier (LM), serta didukung uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil uji menunjukkan bahwa ekspor berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (EG), sementara inflasi berpengaruh negatif signifikan. FDI dan impor berpengaruh tidak signifikan. Penelitian ini mengindikasikan bahwa stabilitas harga dan pertumbuhan yang didorong ekspor adalah elemen krusial untuk memajukan ekonomi ASEAN secara berkelanjutan, sedangkan efektivitas FDI dan impor masih bergantung pada konteks struktural masing-masing negara. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya strategi kebijakan yang menitikberatkan pada ekspor bernilai tambah tinggi dan pengendalian inflasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di ASEAN.
Copyrights © 2025