Pendidikan Anak Usia Dini berperan penting dalam perkembangan anak, tetapi banyak lembaga PAUD masih menerapkan metode konvensional yang kurang mendukung eksplorasi dan kreativitas. Model pembelajaran STEAM mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi sejak dini. Penelitian ini menganalisis efektivitas STEAM dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa STEAM berkontribusi signifikan terhadap perkembangan kognitif dan kreativitas anak, sesuai dengan teori konstruktivisme Piaget, pembelajaran berbasis pengalaman Dewey, serta teori multiple intelligences Gardner. Selain meningkatkan pemahaman konseptual melalui eksplorasi, pendekatan ini juga memperkuat teori sosial-kultural Vygotsky dengan menekankan interaksi sosial dalam pembelajaran. Dengan demikian, STEAM tidak hanya meningkatkan keterampilan akademik tetapi juga membentuk pola pikir inovatif dan adaptif bagi perkembangan anak di masa depan.
Copyrights © 2025