Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental dan menggunakan jenis rancangan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel penelitian ini adalah dengan teknik sampling jenuh dengan instrumen yang digunakan adalah instrumen tes kemampuan berpikir kritis yang terdiri dari beberapa soal kemampuan berpikir kritis. Permasalah pada penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa khususnya pada materi pecahan yang dibuktikan dengan nilai hasil pretest dengan rata-rata nilai 66,27. Hasil penelitian yang didapat pada penilitian ini adalah terdapat adanya pengaruh dari model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 4 SDN Cukir 1 pada materi pecahan, pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan uji-t dengan taraf signifikansi 0,05 (5%) dengan hasil pengujian hipotesis t untuk kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh nilai Sig (2 Tailed) 0,00 < 0,05 sehingga Ha diterima.
Copyrights © 2025