Tulisan ini mengkaji hubungan agama dan multikulturalisme dalam masyarakat beragam, dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Agama berperan sebagai sumber nilai perdamaian sekaligus potensi konflik. Temuan menunjukkan bahwa dialog lintas agama, pendidikan inklusif, dan kebijakan keberagaman menjadi kunci harmoni sosial. Peran aktif lembaga keagamaan dan pendidikan multikultural penting dalam membentuk identitas, nilai, serta interaksi sosial yang damai. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan sosial yang adil dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024