Neck pain dipengaruhi oleh posisi kerja yang kurang ergonomi seperti meja jahit yang agak rendah yang menyebabkan penjahit sedikit membungkuk dan menunduk yang dapat mengakibatkan pembebanan pada area leher dan bahu sehingga muncul rasa sakit atau nyeri leher. Di Indonesia, pada tahun 2019 prevalensi angka neck pain mencapai 24,7%. Metode manipulasi yang disebut deep friction massage mencoba mengurangi rasa sakit, meningkatkan sirkulasi darah, dan menghindari perlekatan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh deep friction massage terhadap penurunan nyeri kondisi neck pain pada penjahit di Kota Batu. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan “pre-test dan post-test” dengan teknik purposive sampling. Pada uji pengaruh paired t test didapatkan hasil p-value 0,001 (p < 0,05) yang mana hasil ini menunjukkan adanya pengaruh pemberian deep friction massage terhadap penurunan nyeri kondisi neck pain. Kesimpulan pada penelitian ini bahwa pemberian intervensi deep friction massage pada kondisi neck pain para penjahit di kota batu dapat menurunkan nyeri yang dirasakan
Copyrights © 2025