Bullying merupakan bentuk kekerasan psikososial yang marak terjadi di perguruan tinggi, baik secara verbal, sosial, maupun digital. Fenomena ini memberikan dampak negatif terhadap kondisi mental dan relasi sosial mahasiswa. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi bentuk bullying dalam lingkup pergaulan mahasiswa serta mengevaluasi peran konsep diri dalam meminimalkan dampaknya. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur kepada tiga mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa dengan konsep diri yang sehat cenderung mampu menetapkan batas, menjaga harga diri, dan menjauhi lingkungan yang toksik. Sebaliknya, mereka yang memiliki konsep diri rendah lebih rentan mengalami tekanan psikologis dan kecenderungan menarik diri. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan konsep diri sebagai langkah preventif dan kuratif dalam menghadapi bullying di kampus.
Copyrights © 2025