Lhokseumawe adalah Kota yang berfungsi sebagai pusat aktivitas masyarakat, dengan tingkat penduduk yang relatif rendah. Kota ini menjadi tempat pertemuan berbagai kelompok dari berbagai daerah, dengan banyak keberadaan masjid, gedung pemerintah, lembaga pendidikan, serta fasilitas hiburan dan pusat perbelanjaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam fenomena sosial yang terjadi. Metode ini dipilih untuk memahami suatu kejadian atau kondisi dalam konteks alami tanpa ada upaya untuk memanipulasi atau mempengaruhi variable yang ada. Perencanaan dari Masjid Syuhada sudah cukup baik dalam mengimplementasikan ciri arsitektur modern dengan sentuhan ornamen yang minimalis, dari keseluruhan desain fasad masjid ini lebih menonjolkan prinsip-prinsip arsitektur modern yang menekankan kesederhanaan, penggunaan material baru, dan pencahayaan alami.
Copyrights © 2025