Maraknya sampah botol plastik Polyethylene Terephthalate (PET) bisa dijadikan salah satu bahan tambah dalam campuran aspal. Penggunaan aspal yang dicampur dengan limbah botol plastik membantu memperkuat ikatan antar agregat dan mempermudah proses penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai stabilitas dan kelelehan (flow) dari campuran aspal Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) dengan penambahan botol plastik PET menggunakan pengujian Marshall. Metode penelitian dilakukan secara eksperimen di laboratorium dengan acuan spesifikasi Bina Marga 2018. Variasi penambahan PET yang digunakan 0%; 4%; 6%; dan 8% dari berat aspal dengan Kadar Aspal Optimum 6,15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai stabilitas tertinggi terdapat pada variasi 8% dengan nilai 1372,38 kg, namun tidak melebihi stabilitas campuran normal. Sementara itu, nilai kelelehan tertinggi juga terdapat pada variasi 8% dengan nilai 4,07 mm, tetapi tidak memenuhi spesifikasi Bina Marga 2018. Dalam penelitian ini, kadar PET maksimum adalah 7,83%, sedangkan kadar PET optimum adalah 5,94%.
Copyrights © 2025