Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan modal kerja syariah dan literasi keuangan digital terhadap ketahanan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi gejolak inflasi sebagai tantangan makroekonomi. Kajian ini menggunakan pendekatan library research berbasis integrative literature review terhadap literatur empiris dan teoritis yang dipublikasikan antara tahun 2015 hingga 2024, dengan sumber dari database Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Scispace. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa pembiayaan modal kerja syariah berbasis prinsip mudharabah dan musyarakah berkontribusi terhadap peningkatan likuiditas dan keberlanjutan UMKM. Sementara itu, literasi keuangan digital terbukti memperkuat kapasitas adaptif pelaku usaha dalam mengakses dan mengelola layanan keuangan digital secara efisien. Inflasi, sebagai variabel makroekonomi, memiliki pengaruh yang kompleks terhadap biaya modal dan daya beli, yang secara tidak langsung memengaruhi stabilitas usaha. Integrasi ketiga variabel tersebut melalui pendekatan Panel ARDL menunjukkan hubungan dinamis yang signifikan terhadap ketahanan UMKM. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi kebijakan pembiayaan syariah dan edukasi keuangan digital yang berbasis maqashid syariah untuk menciptakan ekosistem UMKM yang tangguh dan inklusif.
Copyrights © 2025