Pendahuluan: Salah satu masalah kesehatan mental yang paling umum dialami oleh lansia adalah depresi. Kondisi fisik yang tidak sehat, seperti memiliki penyakit kronis, dapat menjadi salah satu faktor risiko depresi dan dapat memperburuk kondisi fisik lansia.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-rated health dengan kejadian depresi pada lansia.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel secara stratifikasi (stratified sampling) dan melibatkan 2.360 responden. Instrumen pengukuran menggunakan kuesioner, dan data dianalisis secara bivariat menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p = 0,16), wilayah tempat tinggal (p = 0,05), dan self-rated health (p = 0,01) dengan kejadian depresi pada lansia di Indonesia berdasarkan data Indonesia Family Life Survey (IFLS), dengan nilai p-value < 0,05.Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara usia, wilayah tempat tinggal, dan self-rated health dengan kejadian depresi pada lansia di Indonesia. Penelitian ini menunjukkan bahwa self-rated health merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap depresi pada lansia.Saran: Diperlukan upaya yang komprehensif untuk menanggulangi depresi pada lansia, termasuk peningkatan akses terhadap layanan kesehatan mental, promosi gaya hidup sehat, dan penguatan dukungan sosial bagi lansia. Kata Kunci: Lansia, Self rate health (SRH) ,Depresi, Indonesia, IFLS
Copyrights © 2025