Artikel ini mengkaji efektivitas Value Chain Analysis dalam menopang keberlanjutan bisnis melalui tinjauan sistematis terhadap dua belas artikel terakreditasi SINTA. Kajian literatur menyoroti bagaimana optimalisasi rantai nilai mampu meningkatkan daya saing serta stabilitas ekonomi, terutama dalam sektor pertanian, perikanan, industri kreatif, dan manufaktur berbasis desain. Hasil artikel menunjukkan bahwa empat artikel (33%) mendukung efektivitas rantai nilai dalam menciptakan keberlanjutan, sedangkan delapan artikel (67%) menyoroti berbagai kendala struktural yang menghambat pencapaian hasil optimal. Hambatan utama meliputi ketimpangan distribusi nilai tambah, ketergantungan terhadap pemasok, serta dampak lingkungan yang signifikan. Pemanfaatan inovasi teknologi, penguatan infrastruktur bisnis, serta optimalisasi rantai pasok menjadi elemen yang menentukan keberhasilan Value Chain Analysis dalam memastikan keberlanjutan jangka panjang. Hasil artikel ini menggarisbawahi bahwa strategi rantai nilai yang dikelola secara presisi mampu menghasilkan keunggulan kompetitif yang lebih kokoh, sementara kegagalan dalam mengelola efisiensi rantai pasok berpotensi mereduksi profitabilitas dan daya tahan bisnis terhadap dinamika pasar.
Copyrights © 2025