Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar terhadap return saham pada perusahaan sektor barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024, dengan suku bunga sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi moderasi. Data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan, data return saham, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dan suku bunga acuan Bank Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tukar memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap return saham, sedangkan suku bunga secara signifikan memoderasi hubungan tersebut. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya stabilitas makroekonomi dalam mendukung performa pasar modal, khususnya sektor konsumsi.
Copyrights © 2025