Publish Date
30 Nov -0001
Manusia memerlukan ruang untuk bermukim dan melakukan aktivitas kehidupan. Permukiman perkotaan kuna yang tumbuh sejak abad 15 M terdapat di pesisir utara pulau Jawa, termasuk Sidayu. Kota-kota pada masa tersebut berperan sebagai pelabuhan maupun pemerintahan. Berkenaan dengan hal tersebut, pembahan kali ini bertujuan untuk memaparkan masa lalu kota Sidayu dari data tertulis yang kemudian dibuktikan melalui data arkeologi. Metode yang digunakan berupa pengumpulan data pustaka yang dicocokkan dengan data survei lapangan kemudian diolah untuk menghasilkan interpretasi data. Hasil yang diperoleh bahwa kota Sidayu merupakan pemukiman baru yang menggantikan Sedayulawas, sekaligus sebagai pusat pemerintahan. Kota Sidayu juga memiliki dua lapisan budaya yaitu Islam dan Kolonial.
Copyrights © 2002