Motivasi adalah perasaan atau keinginan seseorang yang berada dan bekerja pada kondisi tertentu untuk melaksanakan tindakan-tindakan yang menguntungkan dilihat dari prospektif pribadi dan terutama organisasi. Beban kerja merupakan salah satu aspek yang harus di perhatikan oleh setiap organisasi, karena beban kerja salah satu yang dapat mempengaruhi motivasi kerja. Fenomena yang didapatkan personil Biddokkes memiliki motivasi tinggi dalam bekerja, datang dan melaksanakan tugas sesuai jobdisk, namun keterbatasan personil dengan pengunjung Biddokkes membuat keterbatasan dalam pelayanan, jam kerja yang panjang hampir 20 jam setiap kali dinas, padatnya kegiatan pemeriksaan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan motivasi kerja dengan beban kerja pada anggota Biddokkes Polda Kalimantan Tengah. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan metode cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel yang menekankan waktu pengukuran/observasi data mutu pelayanan dan kepuasaan pasien hanya satu kali pada satu saat. Instrumen yang dipakai pada penelitian ini yaitu kuesioner dan uji statistik Spearman Rank. teknik sample menggunakan total sampling dengan jumlah sample sebanyak 30 orang yang merupakan anggota Biddokkes Polda Kalteng. Uji spearman rho menunjukkan ρ value=0,000 dengan α=0,05 yang berarti H1 diterima, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan beban kerja. Ada hubungan motivasi kerja dengan beban kerja pada anggota Biddokkes Polda Kalimantan Tengah. Disarankan bagi Biddokkes Polda Kalteng untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman untuk meningkatkan motivasi kerja anggota.
Copyrights © 2025