Hiperkolesterolemia merupakan gangguan lemak darah di mana kadar kolesterol dalam darah melebihi 240 mg/dl. Karena penggunaan obat seperti simvastatin menyebabkan efek samping yang cukup serius, digunakan alternatif penggunaan tanaman herbal. Tujuan review artikel ini adalah untuk mengetahui tanaman herbal apa saja yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan pada penyakit hiperkolesterolemia. Serta melihat sejauh mana efektivitas yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang bersumber dari beberapa artikel penelitian. Hasil diperoleh yaitu tanaman-tanaman yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan hiperkolesterolemia adalah kemuning, salam, ciplukan, sirih merah, mangkokan, gambir, ganggang merah, kopi hijau, marigold prancis, dan ramulus mori. Kemuning menjadi tanaman yang paling efektif karena spesifik menurunkan hingga 50,01% kadar LDL yang menjadi target utama dalam pengelolaan hiperkolesterolemia.
Copyrights © 2025