HIV/AIDS melemahkan sistem kekebalan tubuh dengan menghancurkan sel CD4+, sehingga tubuh menjadi rentan terhadap infeksi. Terapi Antiretroviral (ARV) melibatkan kombinasi obat yang harus dikonsumsi seumur hidup dengan tingkat kepatuhan tinggi (>95%) agar efektif. Pada tahun 2022, diperkirakan 1-1,7 juta orang tertular HIV, dan sekitar 480.000-880.000 meninggal akibat HIV; di Indonesia, lebih dari 500.000 kasus HIV dilaporkan pada 2023. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor psikosial yang memengaruhi kepatuhan ARV pada pasien HIV/AIDS lewat tinjauan literatur pada artikel yang dipublikasikan antara 2017 hingga 2024 di database Google Scholar, BMC, dan PubMed. Dari 12 artikel yang relevan, ditemukan bahwa dukungan seperti keluarga dan sosial berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan, mengurangi stigma, dan memperbaiki mutu hidup Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Dukungan psikososial membantu pasien menjalani terapi dengan konsisten serta mengatasi stigma yang dapat menghambat pengobatan.
Copyrights © 2025