ABSTRAK Aktivitas geowisata di kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu (GNCP) menunjukkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan pasca ditetapkan sebagai geopark nasional. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan berdampak positif bagi perekonomian lokal, namun disisi lain berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Dampak positif berupa manfaat ekonomi dengan adanya tambahan pendapatan bagi para pelaku usaha wisata dan serapan tenaga kerja lokal. Seberapa besar nilai manfaat ekonomi tergambar dari nilai share dan covering, dimana para pelaku usaha di Amphiteater Panenjoan memperoleh share sebesar 76,44% dan covering sebesar 130,24%, sedangkan di Curug Sodong share sebesar 96,39% dan covering sebesar 116,06%. Di sisi lain, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. Berdasarkan analisis daya dukung dengan metode Cifuentes, pada tingkatan daya dukung fisik (PCC), jumlah kunjungan wisatawan pada waktu peak-season umumnya sudah melebihi kapasitas daya dukung. Kondisi yang sama terjadi pada tingkatan daya dukung riil (RCC) yang menunjukkan telah terjadi over carrying capacity. Kata kunci: daya dukung wisata, geowisata, geopark ciletuh, manfaat ekonomi
Copyrights © 2025