Berangkat dari pembuatan Simulator CABbaGe (Coronary Artery Bypass Grafting) sebagai sarana media pembelajaran bedah jantung koroner yang berkonsep virtual reality, perancangan biomodeling denyut jantung dimulai dengan pendekatan pada perubahan tekanan pulsa di daerah mesh pembentuk obyek jantung yang mengakibatkan perubahan volume jantung, dan berakhir pada perubahan gaya tekan jantung. Dari perancangan tersebut, dieksplorasi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik terkait model denyut jantung dengan menggunakan Model Windkessel Dua Elemen yang mana model ini menggambarkan dinamika tekanan dan aliran darah dalam sistem kardiovaskular dan lebih akurat dalam menggambarkan dinamika aliran darah yang lebih kompleks. Dari hasil pengujian dapat diperoleh kesimpulan bahwa implementasi Model Windkessel Dua Elemen ini cukup efektif untuk memodelkan dan memahami mekanika dasar dari aliran darah dalam sistem kardiovaskular. Selain itu, algoritme dari pemodelan ini cukup sederhana sehingga memudahkan penerapannya dalam simulasi biomodeling denyut sebagai bagian dari upaya membantu pembelajar bedah kardiovaskular menganalisis kinerja jantung secara lebih baik lagi.
Copyrights © 2024