Publish Date
30 Nov -0001
Wilayah Maros memiliki bukti peninggalan kehidupan masa lalu. Peninggalan tersebut menjasi suatu indikasi bahwa gua-gua daerah Maros umumnya pernah dihuni oleh manusia pendukung khususnya masa berburu tingkat lanjut. Melihat situasi ini, mereka memanfaatkan sumberdaya alam yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi adaptasi manusia prasejarah di Maros. Metode digunakan berupa pengumpulan data pustaka yang mencoba menerapkan konsep antropologi dalam menginterpretasi data arkeologi. Hasil yang diperoleh bahwa gua sebagai hunian memberikan tempat yang nyaman dan perlindungan diri terhadap perubahan iklim. Manusia prasejarah juga mengembangkan kearifan tersendiri dalam menghadapi alam. Tindakan manusia yang memilih tempat hunian, disadari atau tidak telah mengubah ekosistem gua menjadi ekosistem buatan, perubahan ini disebabkan oleh kegiatan manusia itu sendiri.
Copyrights © 2002