Demi meminimalisir efek samping dari hemodialisis, pasien harus patuh berbagai aturan diantaranya kepatuhan jadwal hemodialisis, pengobatan, terutama pembatasan cairan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan pembatasan cairan pasien hemodialisis adalah dengan pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap berat badan dan kepatuhan pembatasan asupan cairan pada pasien hemodialisis. Jenis penelitian menggunakan quasi experiment dengan pre-test dan post-test control group design. Populasi adalah pasien hemodialisis dengan sampel 32 orang terbagi kedalam kelompok kontrol dan intervensi masing-masing sebanyak 16 responden dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan Uji Paired Sample T-Test dan Uji Independent Sample T Test. Dan analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nilai pretest dan posttest berat badan pada kelompok intervensi (p=0,000), kelompok kontrol (p=0,000) dan variabel kepatuhan pada kelompok intervensi (p=0,000), tidak terdapat perbedaan posttest kepatuhan pada kelompok kontrol (p=1,000), terdapat perbedaan nilai berat badan dan kepatuhan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi (p=0,015), (p=0,000). Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan efektif dalam menurunkan berat badan maupun meningkatkan kepatuhan pembatasan cairan pasien hemodialisis pada kelompok intervensi.
Copyrights © 2025