penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran STEAM terhadap keterampilan berpikir kritis siswa di UPT SD Negeri 99 Pinrang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experimental design), dengan sampel kelompok IV-A sebagai kelompok eksperimen dan kelompok IV-B sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dan non-tes, serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis antara peserta didik yang menggunakan pendekatan STEAM dan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis STEAM efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2025