Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan tantangan dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berbasis kearifan lokal di Kabupaten Sumba Timur. BUMDes memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi desa, namun pengelolaannya belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi pada lima BUMDes aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pertanian, perikanan, dan kerajinan lokal. Namun, terdapat kesejangan antara potensi tersebut dan kapasitas pengelolaan akibat keterbatasan sumber daya manusia, modal, dan infrastruktur. Nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong dan musyawarah memiliki peran penting, tetapi belum terintegrasi dalam manajemen secara formal. Penguatan BUMDes memerlukan strategi berbasis lokalitas yang adaptif terhadap pasar modern, serta kolaborasi antara pemerintah desa, Masyarakat, dan Lembaga pendamping. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi nilai budaya dalam sistem kelembagaan BUMDes guna mendorong Pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan. Kata Kunci: BUMDes, Kearifan Lokal, Potensi, Tantangan
Copyrights © 2025