Penelitian ini analisis dampak kegagalan Bank Silicon Valley terhadap pasar stablecoin dengan fokus pada efek penularan volatilitas ke seluruh stablecoin utama dan Bitcoin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menganalisis data sekunder berupa harga harian dari stablecoin dan Bitcoin selama periode sebelum dan sesudah peristiwa kegagalan Bank Silicon Valley. Hasil penelitian menunjukkan adanya penyimpangan signifikan dari patokan $1 untuk beberapa stablecoin, yang mengindikasikan 'pelarian ke tempat yang aman' dari stablecoin yang kurang otoritatif dan tepercaya ke stablecoin yang lebih tepercaya. Hal ini menunjukkan bahwa bahkan stablecoin yang sangat terregulasi, yang berlabuh pada aset tradisional dan didukung oleh cadangan yang signifikan, tidak sepenuhnya kebal terhadap risiko penularan dan penularan guncangan keuangan selama periode krisis dan volatilitas. Penelitian ini memperkuat argumen untuk penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang memengaruhi risiko penularan dan potensi transmisi guncangan di pasar mata uang kripto, serta pengembangan strategi untuk memitigasi risiko tersebut. Implikasi praktis dari temuan ini adalah perlunya penguatan regulasi terhadap stablecoin serta transparansi cadangan yang lebih tinggi untuk memperkuat kepercayaan investor dan meminimalkan dampak sistemik pada pasar kripto di masa mendatang.
Copyrights © 2025