Asuransi unit link merupakan salah satu perkembangan asuransi modern yang menawarkan manfaat perlindungan asuransi jiwa sekaligus manfaat investasi. Nilai investasi pada kenyataannya dapat mengalami perubahan kenaikan dan penurunan yang membawa risiko finansial sesuai pada kondisi pasar keuangan. Penurunan atau kenaikan harga saham yang terjadi secara drastis dapat mempengaruhi hasil nilai investasi. Fluktuasi harga saham dalam nilai investasi dapat diatasi dengan adanya perlindungan garansi minimum dan garansi maksimum dengan menggunakan metode Point-to-Point dan model Black-Scholes. Saham yang digunakan pada instrumen investasi penelitian ini yaitu, saham PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI.JK). Hasil premi yang diperoleh menunjukkan bahwa premi dengan menggunakan metode Point-to-Point memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan model Black-Scholes. Hal ini disebabkan karena adanya tambahan faktor penentu perhitungan kinerja atau nilai investasi, yaitu adanya tingkat partisipasi dan cap rate, akan tetapi perbedaan premi antara kedua metode tidak terlalu signifikan. Selanjutnya, hasil simulasi profit testing menunjukkan bahwa NPV tertinggi dihasilkan pada pemegang polis laki-laki berusia 45 tahun dengan variasi skenario masa pertanggungan 10 tahun, perhitungan premi berdasarkan metode Point-to-Point dengan hasil NPV sebesar Rp3.938.575,22. Hasil analisis sensitivitas berdasarkan parameter incurred expenses, management charges dan premi, menunjukan bahwa hanya parameter premi yang elastis terhadap NPV. Penelitian menunjukan, bagi perusahaan asuransi jika ingin meningkatkan perolehan keuntungan, besarnya premi yang akan di bayarkan oleh pemegang polis dapat dinaikan.
Copyrights © 2025