Siswono, Galuh Oktavia
Departemen Aktuaria Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemetaan Risiko Produk Asuransi Kendaraan Bermotor PT X di Pulau Jawa Wibisono, Julian Robert; Siswono, Galuh Oktavia; Saputri, Prilyandari Dina
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i2.145189

Abstract

PT X merupakan salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia yang menyediakan produk asuran-si kendaraan bermotor. Dalam kurun waktu 2018 hingga 2022, pemegang polis dari produk asuransi ini terpusat di pulau Jawa dan histori klaim menunjukkan adanya kecenderungan yang lebih tinggi bagi group policy untuk melakukan klaim diban-dingkan dengan individual policy. Oleh karena itu, penting bagi PT X untuk mengetahui persebaran risiko dari group policy tersebut di pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk meme-takan risiko group policy dari asuransi kendaraan bermotor PT X di pulau Jawa dan membandingkannya terhadap pembagian wilayah risiko dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/SEOJK.05/2017. Pemetaan risiko dilakukan dengan menginterpolasi frekuensi klaim, besar klaim, years of exposure, dan klaim per masa pertanggungan dari tahun 2018 hingga 2022 dengan metode Inverse Distance Weighting (IDW), Ordinary Kriging, dan Triangular Irregular Network (TIN). Pada metode IDW, weighting power yang digunakan adalah 2, 3, 4, 5, dan 6 sedangkan pada metode Ordinary Kriging, tuning para-meter semivariogram teoritis dilakukan dengan menggunakan trial and error. Adapun penentuan model terbaik dilakukan dengan menggunakan Leave-One-Out Cross Validation. Interpolasi dilakukan di 10.000 titik yang tersebar secara merata ke seluruh pulau Jawa dengan bantuan software R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, model interpo-lasi terbaik diperoleh dengan menggunakan Ordinary Kriging dengan nilai rata-rata Root Mean Squared Error (RMSE) sebesar 1,0027. Berdasarkan hasil interpolasi, dapat disimpul-kan bahwa risiko group policy tertinggi berasal dari polis-polis di daerah barat pulau Jawa, seperti Banten dan DKI Jakarta, sedangkan daerah Jawa Barat merupakan daerah berisiko menengah, dan Jawa tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur termasuk ke dalam daerah dengan risiko rendah. Hasil visualisasi peta tematik ini sesuai dengan pembagian wilayah risiko dari OJK sehingga dapat disimpulkan bahwa Surat Edaran OJK Nomor 6/SEOJK.05/2017 masih relevan terhadap claim experience yang dialami PT X selama tahun 2018 hingga 2022.
Penerapan Model Black-Litterman dan Mean Absolute Deviation dengan K-Medoids Clustering untuk Optimasi Portofolio Saham Leonita, Ni Putu Riska Shyndi; Siswono, Galuh Oktavia; Alfajriyah, Aimmatul Ummah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 13, No 6 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v13i6.149716

Abstract

Investasi merupakan aktivitas penempatan dana pada aset tertentu dengan tujuan mendapatkan keuntungan (return) pada masa depan. Semakin tinggi return maka semakin tinggi pula risikonya. Diversifikasi portofolio merupakan salah satu strategi untuk meminimalkan risiko investasi. Penelitian ini melakukan pemilihan saham untuk investasi dengan menggunakan metode K-Medoids Clustering. Penerapan metode clustering ini didahului dengan penerapan konsep Sliding Window untuk memahami perubahan struktur data yang terjadi seiring waktu. Selanjutnya, clustering diterapkan pada setiap window yang telah terbentuk. Pembentukan portofolio dilakukan dengan menggunakan model Black-Litterman dan Mean Absolute Deviation (MAD). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah data saham yang konsisten terdaftar dalam Indeks Investor33 periode Juli 2022 - Desember 2023. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, terbentuk 8 portofolio dengan model MAD dan 4 portofolio dengan model Black-Litterman. Analisis portofolio dengan model MAD menunjukkan bahwa portofolio optimal terbaik tersusun atas tiga saham, yaitu BMRI dengan bobot 0,72065, AKRA dengan bobot 0,23687, dan MDKA dengan bobot 0,04248. Portofolio ini menghasilkan akumulasi return sebesar 47,43% dalam kurun waktu Juli 2022 - Desember 2023. Kinerja portofolio berdasarkan Indeks Sharpe mencapai 0,05662, dengan estimasi kerugian maksimum sebesar 3,607%. Analisis portofolio dengan model Black-Litterman menunjukkan bahwa portofolio optimal terbaik tersusun atas tiga saham, yaitu BMRI dengan bobot 0,67501, ADRO dengan bobot 0,25362, dan AKRA dengan bobot 0,07137. Portofolio ini menghasilkan akumulasi return sebesar 37,19% dalam kurun waktu yang sama, dengan kinerja portofolio berdasarkan Indeks Sharpe mencapai 0,01113, dan estimasi kerugian maksimum sebesar 3,371%. Oleh karena itu, portofolio dengan model MAD direkomendasikan sebagai portofolio optimal terbaik bagi investor.
Perhitungan Premi dan Proft Testing Asuransi Jiwa Unit Link Menggunakan Metode Point-To-Point dan Model Black-Scholes pada Manfaat Investasi Handi, Anies Aulia; Siswono, Galuh Oktavia; Alfajriyah, Aimmatul Ummah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v14i2.149291

Abstract

Asuransi unit link merupakan salah satu perkembangan asuransi modern yang menawarkan manfaat perlindungan asuransi jiwa sekaligus manfaat investasi. Nilai investasi pada kenyataannya dapat mengalami perubahan kenaikan dan penurunan yang membawa risiko finansial sesuai pada kondisi pasar keuangan. Penurunan atau kenaikan harga saham yang terjadi secara drastis dapat mempengaruhi hasil nilai investasi. Fluktuasi harga saham dalam nilai investasi dapat diatasi dengan adanya perlindungan garansi minimum dan garansi maksimum dengan menggunakan metode Point-to-Point dan model Black-Scholes. Saham yang digunakan pada instrumen investasi penelitian ini yaitu, saham PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI.JK). Hasil premi yang diperoleh menunjukkan bahwa premi dengan menggunakan metode Point-to-Point memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan model Black-Scholes. Hal ini disebabkan karena adanya tambahan faktor penentu perhitungan kinerja atau nilai investasi, yaitu adanya tingkat partisipasi dan cap rate, akan tetapi perbedaan premi antara kedua metode tidak terlalu signifikan. Selanjutnya, hasil simulasi profit testing menunjukkan bahwa NPV tertinggi dihasilkan pada pemegang polis laki-laki berusia 45 tahun dengan variasi skenario masa pertanggungan 10 tahun, perhitungan premi berdasarkan metode Point-to-Point dengan hasil NPV sebesar Rp3.938.575,22. Hasil analisis sensitivitas berdasarkan parameter incurred expenses, management charges dan premi, menunjukan bahwa hanya parameter premi yang elastis terhadap NPV. Penelitian menunjukan, bagi perusahaan asuransi jika ingin meningkatkan perolehan keuntungan, besarnya premi yang akan di bayarkan oleh pemegang polis dapat dinaikan.