Hasil belajar matematika siswa SMP PGRI Pekanbaru kelas VIIIA masih tergolong rendah karena proses pembelajaran matematika dikelas masih didominasi oleh metode ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas sehingga dibutuhkan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa adalah model pembelajaran kooperatif teknik TSTS (Two Stay Two Stray). Sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIIIA SMP PGRI Pekanbaru tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model pembelajaran kooperatif teknik TSTS (Two Stay Two Stray). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan jumlah siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 65 setelah diterapkannya teknik TSTS dibandingkan sebelum tindakan dilakukan. Observasi juga menunjukkan peningkatan aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti siswa yang belum terbiasa belajar dalam kelompok, suasana kelas yang sempat ribut saat pembentukan kelompok, serta kesulitan memahami dan menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS), kendala-kendala tersebut berhasil diatasi oleh guru melalui pemberian instruksi yang jelas, pengaturan posisi duduk yang terstruktur, serta penekanan pada tanggung jawab bersama dalam kelompok. Hasil akhir menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari skor dasar yaitu 51,56% hingga UH I yaitu 57,88% dan UH II yaitu 64,06%. Dengan demikian, teknik pembelajaran kooperatif TSTS terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
Copyrights © 2025