Tujuan dan pembahasan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh uang elektronik, APMK (alat pembayaran dengan menggunakan kartu), mesin EDC, dan suku bunga terhadap peredaran uang di Indonesia (tahun 2017 sampai dengan 2021). Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berbentuk time series. Data tersebut bersumber dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa variabel volume transaksi uang elektronik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel peredaran uang, artinya jika volume transaksi menurun maka peredaran uang meningkat. Variabel volume transaksi APMK tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap variabel peredaran uang. Dan selanjutnya, variabel volume transaksi mesin EDC berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel peredaran uang. Variabel volume transaksi suku bunga berpengaruh signifikan terhadap peredaran uang.
Copyrights © 2025