Pertumbuhan urbanisasi yang pesat membawa tantangan besar terhadap sistem logistik, khususnya dalam hal efisiensi distribusi barang dan dampaknya terhadap lingkungan. Dalam konteks ini, transportasi multimoda berbasis green logistics menjadi solusi strategis untuk meningkatkan keberlanjutan sistem logistik di kawasan perkotaan. Freight forwarder memiliki peran penting sebagai penghubung berbagai moda transportasi dan sebagai perancang strategi distribusi yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran freight forwarder dalam mendukung implementasi transportasi multimoda yang berkelanjutan, menganalisis tantangan yang dihadapi, serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan. Metode kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus pada perusahaan freight forwarding di kawasan metropolitan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi green logistics bergantung pada kolaborasi lintas aktor, pemanfaatan teknologi informasi, serta adanya insentif kebijakan dari pemerintah daerah. Rekomendasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan logistik perkotaan yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2025