Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis proses produksi keripik pisang di sebuah UMKM dengan menggunakan pendekatan proses input-output (IPO) dan untuk menilai kualitas produk dengan menggunakan tujuh alat kendali mutu, daftar periksa, histogram dan diagram Pareto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi mencakup seluruh tahapan mulai dari pemilihan bahan baku pisang kepok dan pisang kasturi hingga pengolahan sederhana oleh lima orang pekerja dan pendistribusian produk utama dan produk sampingan. Analisis daftar periksa menunjukkan bahwa rata-rata ada 10 kg produk rusak per bulan, jenis kerusakan yang paling umum adalah produk berminyak (37,5%). Diagram Pareto menunjukkan bahwa 80% dari kerusakan tersebut terkait dengan tiga jenis kerusakan utama, yaitu produk berminyak, produk gosong, dan produk dengan ukuran yang tidak rata. Hasil ini menunjukkan bahwa penting untuk meningkatkan kontrol proses produksi, terutama di area penggorengan dan pemotongan.
Copyrights © 2025