Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penggunaan mesin drop box mandiri di Perpustakaan Digital Universitas Negeri Medan, sebagai inovasi layanan mandiri dalam mendukung efisiensi pengembalian buku. Penelitian ini penting karena menggambarkan bagaimana pengetahuan, pengalaman, dan perasaan pengguna memengaruhi keberhasilan implementasi teknologi dalam lingkungan perpustakaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada pengguna dari berbagai fakultas dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, yaitu dengan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan tema-tema seperti pengetahuan awal, pengalaman interaksi, serta respons perasaan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengguna awalnya merasa bingung dan cemas karena keterbatasan informasi, namun setelah beberapa kali mencoba, mereka mulai merasa nyaman dan percaya diri. Pengguna merasa puas ketika mesin bekerja secara cepat, jelas, dan tanpa gangguan. Kesimpulannya, persepsi positif terhadap mesin terbentuk melalui kombinasi antara edukasi teknis yang baik, pengalaman penggunaan yang lancar, serta dukungan sistem umpan balik yang responsif.
Copyrights © 2025