Penelitian ini mengkaji pengaruh layanan paylater terhadap keputusan pembelian mahasiswa di Kota Bandung dalam konteks platform e-commerce. Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, layanan paylater menjadi pilihan pembayaran yang fleksibel bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan finansial. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, yang melibatkan 100 responden mahasiswa aktif pengguna e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan paylater memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian mahasiswa, khususnya terkait kemudahan, keamanan, dan fleksibilitas pembayaran. Namun, penggunaan yang tidak terkontrol juga berpotensi meningkatkan perilaku konsumsi impulsif dan risiko finansial. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur terkait perilaku konsumen digital dan literasi keuangan serta memberikan wawasan bagi penyedia layanan dalam merancang strategi yang tepat untuk segmen mahasiswa.
Copyrights © 2025