Pendahuluan : Masa nifas merupakan masa transisi dimana terjadi perubahan fisik dan psikis setelah persalinan, antara lain nyeri akibat robekan perineum dan kecemasan pasca persalinan (Sp et al., 2019). Depresi pascapersalinan ditandai dengan kemarahan, rasa bersalah, kelelahan, kecemasan, gangguan tidur, dan gejala somatik yang dapat berdampak negatif pada ibu, anak, dan keluarga (Yulianti, 2022). Tujuan : Untuk menelaah lebih dalam tentang pengaruh senam nifas terhadap depresi pada ibu post partum yang terdapat kesesuaian dengan penelitian-penelitian sebelumnya dengan cara mereview beberapa penelitian. Metode : Tinjauan ini memakai beberapa sumber meliputi studi pencarian sistematis database terkompurisasi (Pubmed dan Google Schoolar) yang diambil dalam waktu 5 tahun terakhir dari tahun 2019-2023. Artikel yang diperoleh dalam melakukan pencarian yaitu 24 jurnal tetapi setelah dilakukan telaah artikel dan disesuaikan dengan judul berjumlah 12 jurnal dengan 5 jurnal nasional dan 7 jurnal internasional. Kriteria dalam menemukan kunci penelusuran literatur review yaitu “senam nifasâ€, “latihan fisikâ€, “kecemasanâ€, dan “depresi post partumâ€. Hasil : Adanya pengaruh yang signifikan antara senam nifas atau latihan fisik dengan depresi pada ibu postpartum. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti dapat menyimpulkan bahwa efek ini positif, ketika ibu nifas yang diterapkan senam nifas atau latihan fisik akan merasakan perbedaan antara sebelum dan sesudah diberikan penerapan senam nifas pada ibu post partum.
Copyrights © 2025