Reaksi iodine clock merupakan model yang ekonomis, aman, dan sederhana untuk mempelajari kinetika kimia di laboratorium dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinetika reaksi antara kalium persulfat (K2S2O8) dan kalium iodida (KI) dengan meninjau pengaruh konsentrasi reaktan. Eksperimen dilakukan dengan tiga variasi konsentrasi, menggunakan natrium tiosulfat sebagai zat penunda dan kanji sebagai indikator. Hasil menunjukkan peningkatan konsentrasi mempercepat laju reaksi, dengan orde reaksi 2,61 untuk K2S2O8 dan 2,17 untuk KI. Nilai orde reaksi tersebut menunjukkan mekanisme kompleks, dengan pembentukan iodin sebagai tahap penentu laju reaksi. The “iodine clock” reaction is an economical, safe, and simple model for studying chemical kinetics in basic laboratories. This study aims to analyze the reaction kinetics between potassium persulfate (K2S2O8) and potassium iodide (KI) by examining the effect of reactant concentrations. Experiments were conducted using three different concentrations, with sodium thiosulfate as the delaying agent and starch as the indicator. The results showed that increasing concentrations accelerated the reaction rate, with reaction orders of 2.61 for K2S2O8 and 2.17 for KI. These values indicate a complex mechanism, with iodine formation as the rate-determining step.
Copyrights © 2025