Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk setelah restrukturisasi utang, menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder periode 2022-2023. Studi ini berfokus pada metrik kinerja keuangan seperti rasio Likuiditas, Solvensi, Aktivitas, dan Profitabilitas. Analisis rasio digunakan sebagai metode analisis teknis untuk mengevaluasi kinerja keuangan. Temuan tersebut menunjukkan, pasca restrukturisasi, kinerja keuangan PT Garuda Indonesia pada 2022-2023 tetap tidak stabil. Meskipun ada perbaikan pada tahun 2023, terutama dalam manajemen kerugian, perusahaan harus memprioritaskan mengatasi tantangan utama seperti manajemen likuiditas, mengurangi ketergantungan utang, dan meningkatkan efisiensi operasional untuk memastikan keberlanjutan bisnis di masa depan.
Copyrights © 2025