Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor perilaku yang memengaruhi keputusan investasi di pasar modal, serta menelaah tren metodologis dan kesenjangan penelitian yang masih terbuka dalam studi tentang perilaku investor. Metode Penelitian: Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada protokol PRISMA 2020, penelitian ini menganalisis 30 artikel ilmiah terindeks Scopus Q1–Q3 yang diterbitkan antara tahun 2016 hingga 2025. Kajian mencakup pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan metode campuran (mixed method) untuk memberikan gambaran yang komprehensif. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis menunjukkan bahwa herding behavior, disposition effect, cognitive bias, dan sentimen investor merupakan faktor utama yang memengaruhi perilaku investasi. Pendekatan kuantitatif seperti regresi, eksperimen psikologis, dan machine learning lebih banyak digunakan dibandingkan pendekatan kualitatif. Meskipun integrasi antara teknologi dan psikologi keuangan mulai berkembang, masih terdapat kesenjangan dalam konteks lintas budaya, keberlanjutan, dan transformasi digital di pasar negara berkembang. Implikasi: Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner yang menggabungkan data analitik, teori perilaku, dan konteks kelembagaan untuk merespons kompleksitas pasar modal modern. Temuan ini memberikan dasar untuk strategi kebijakan dan praktik investasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025