Aktivitas menghafal Al-Qur’an memiliki potensi tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan pengelolaan emosi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana tahfidzul Qur’an berperan dalam membantu peserta didik mengelola emosi mereka di lingkungan sekolah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif di SMP IT Rabbi Radhiyya, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas tahfidz membantu peserta didik menenangkan diri, mengurangi emosi negatif, serta meningkatkan kontrol diri dalam menghadapi tekanan belajar dan interaksi sosial. Aktivitas ini juga menjadi ruang pembiasaan spiritual yang memperkuat kestabilan emosional. Penelitian ini merekomendasikan integrasi program tahfidz dengan pembinaan karakter emosional dalam sistem pendidikan Islam.
Copyrights © 2025